Tuesday, 18 May 2021
News

Wah! KPI Sebut MNC Group Contoh Bagi Media Lain, Anda Setuju?

Wah! KPI Sebut MNC Group Jadi Contoh Media Lain, Anda Setuju?
KETUA KPI Yuliandre Darwis saat bertemu CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo. (twitter)

FORSATER.com – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyebutkan, stasiun televisi dibawah MNC Group menjadi contoh bagi media-media lainnya di Indonesia. Salah satunya berdasarkan penyajian program acara yang ditampilkan stasiun televisi milik Hary Tanoesoedibjo (HT) tersebut. Namun, KPI berharap MNC Media terus meningkatkan kualitas tayangannya ke depan.

Baca Juga:
» Inilah Siaran TV yang Menyiarkan Liga Inggris Melalui Parabola
» Siaran TV yang Menyiarkan Liga Italia Serie A di Indonesia
» Siaran TV yang Menyiarkan Liga Champions Eropa di Parabola

“Saat ini konten di MNC tentu menjadi contoh konten media-media lainnya. Harapannya ke depan perbaikan konten ini minimal untuk bahwa bangga di negeri ini,” kata Ketua KPI Yuliandre Darwis di Gedung Financial Center MNC Jakarta Pusat, Selasa (13/09/2016).

Dia mengakui ada tren positif terkait tayangan media televisi. Saat ini, kata dia, setiap media berupaya untuk lebih menonjolkan ciri khas dalam negeri. “Kita sudah lelah dengan aplikasi membangga-banggakan negeri orang lain, selama ini,” ucapnya.

Dari segi konten, kata dia, fenomena dinamika ide kreatif terus bermunculan dan sangat banyak. “MNC menjadi role model untuk menjadi follower orang lain. Intinya kita bangun dengan bersama tanpa adanya praduga, tanpa adanya fitnah tanpa adanya apapun. Karena kita sudah bersaing dengan instrumen negara lain,” tuturnya.

Sementara itu, CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengungkapkan harapannya terhadap KPI. Dia berharap KPI dapat membuat industri media semakin berkembang. “Harapannya tentunya bagaimana melalui KPI industri penyiaran lalu khususnya video yang ada broadcast-nya bisa berkembang dan tumbuh baik,” ujar HT.

HT menegaskan MNC Group akan berusaha terus memajukan industri media. Melalui kemajuan teknologi dikatakannya saat ini masyarakat bisa mendapatkan tontonan di mana saja.

Baca juga:  Raperda TV Kabel Rampung Tahun Ini

“Sekarang ini kan orang bisa nonton dari mana saja. Jadi, network itu bisa melalui televisi dan bisa juga televisi berlangganan yang basisnya internet. Jadi ini yang bisa amati. Kita akan terus kembangkan,” kata HT. (okz)

3 Comments

  • Sama ane kesellllbanget apa lagi skrng malah diacak gimana nasib kita tidak bisa nonton tv lagiiiiiiiii rubah aja UU penyiaran yang bunyinya tv satelit dibebaskan dari acakan terutama program sport

  • Saya tidak setuju mnc grup dijadikan contoh baik untuk media lain.karena mnc guru adalah media politik bisnis.selama ini sengaja rcti menyiarkan,kan siaran sinetron yang mampu menghipnotis masyarakat tentang percintaan, remaja.yang tidak mendidik.wajar kpi sebut mnc grup media terbaik karena selama ini mnc grup tidak ikut campur pemberitan politik koruptor secara tidak langsung dia menutupi aib pemerintah di negara ini.tetapi sebaliknya, hari tanu malah sibuk gerilya kompanye sampai kemesjid-mesjid menyinggung kelemah pemerintah tentang ekonomi dan kesejahteraan, rakyat.jelas ini semua politik bisnis hari tanu untuk mengincar kursi parlemen sebanyak-banyak.dan secara otomatis mnc grup bisa mengajukan,uud tentang siaran berbayar semau,nya

    • Btul itu, sya stuju bung junaidi. Sya rsah dngan brita brita okezone yng slalu mnyebut ekonomi kita saat ini lgi down, pdhal di q2 ini ekonomi kita mmbaik, wlaupun tdak sperti yng sya hrapkn, blum lgi propgnda perindo yng mkin hri mkin gncar dtyangkan di tv tv mlik hary tanoe, dn program program mnc media yng mnurut sya tdak pntaslh dtonton, pntasny pnghrgaan trsbut dberikan kpada netmeditama, yng programny bner bner bda dri yng lain, tpi sya nggak krja di sna lo, ini cma opini pribadi sya sja.

Leave a Reply

Ini peringatan MNC Vision soal hak siar EURO 2020.
Ini Peringatan MNC Vision Soal Hak Siar EURO 2020
Pangsa Pemirsa Prime Time RCTI Lebih Unggul Dibandingkan Gabungan 6 TV Sekaligus
Wow! Pangsa Pemirsa Prime Time RCTI Lebih Unggul Dibandingkan Gabungan 6 TV Sekaligus
Ada TransTV, RCTI hingga tvOne, Ini Pemenang Slot TV Digital
Ada TransTV, RCTI hingga tvOne, Ini Pemenang Slot TV Digital
Fox Sports dan Fox Movies berhenti tayang per 1 Oktober 2021.
Fox Sports dan Fox Movies Berhenti Tayang Per 1 Oktober 2021
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola di Parabola
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Jum’at (19/09/2019) sampai Senin (19/09/2019) di Parabola
Siaran Alternatif Liga Champions 2019-2020 di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia di Parabola
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4 (108.0°E)
Frekuensi SCTV dan Indosiar Terbaru di Satelit Telkom 4
Frekuensi SCTV dan Indosiar Terbaru di Satelit Telkom 4
Inilah Frekuensi MPEG-2 Siaran RCTI, Global TV dan MNCTV
Frekuensi Terbaru RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV
Frekuensi Siaran TV Makkah dan Madinah di Parabola
Frekuensi Siaran TV Makkah dan Madinah di Parabola
Frekuensi Terbaru TransTV dan Trans7 di Telkom 4
Frekuensi Terbaru TransTV dan Trans7 di Telkom 4
SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Solusinya
SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Frekuensi Terbaru
Frekuensi Ajwa TV
Frekuensi Ajwa TV, Channel Islami “Adiknya” Indosiar dan SCTV
Frekuensi K Vision di Telkom 4
Frekuensi K Vision di Telkom 4
BigTV tutup
Giliran BiGTV Berhenti Siaran
Topas TV Berhenti Siaran
Waduh! Topas TV Berhenti Siaran
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4
Cara Mudah Mendapatkan Satelit Telkom 4
Cara Menambah Siaran TV dan FEED di Parabola bagi Pemula 9
Cara Mencari SCTV dan Indosiar di Parabola bagi Pemula
Cara Termurah Nonton RCTI GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Termurah Nonton RCTI, GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak