Sunday, 09 May 2021
News

Fokus ke Partai Perindo, Hary Tanoe Tinggalkan MNC Group

Hary Tanoe ingin membesarkan Partai Perindo secara serius

Hary Tanoe Tinggalkan MNC Group
Ketua Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. (mc)

FORSATER.com – Bos MNC Broup, Hary Tanoesoedibjo ingin membesarkan Partai Persatuan Indonesia atau Perindo secara serius. Bahkan, demi melakukan konsolidasi partai ke seluruh daerah di Indonesia, pria yang akrab disapa HT ini rela menanggalkan jabatannya di MNC Grup alias Hary Tanoe tinggalkan MNC Group.

BACA JUGA:
» Gara-Gara Beli Hak Siar Liga Inggris, Pay TV ini Bangkrut
» Ini Pemegang Hak Siar Liga Inggris di Indonesia

HT mengatakan, partai yang dipimpinnya akan fokus membangun ekonomi kerakyatan. Bahkan dia akan meninggalkan stigma ekonomi kapitalis dan neolib yang selama ini melekat dalam dirinya. HT telah meninggalkan 101 perusahaan dengan karyawan sebanyak 30 ribu orang yang dimiliknya kepada kalangan profesional agar bisa fokus membesarkan partai.

“Saya saat ini keliling Indonesia selain membangun partai juga sekaligus membangun ekonomi kerakyatan dengan berbagai langkah konkret mulai dari pembinaan, pelatihan, bantuan permodalan bagi UKM. Saya turun langsung demi memastikan bahwa langkah yang diambil tepat sasaran. Saya sudah meninggalkan perusahaan karena sudah ada yang ngurusi dan berjalan sangat baik,” ujar Harry Tanoe dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/03/2016).

Agar bisa fokus, Hary Tanoe ingin tinggalkan MNC Group. Ia yakin pengalamannya jatuh bangun membangun usaha yang dimilikinya selama 26 tahun bisa diterapkan mencapai tujuan tersebut. Selama itu, kata dia, dilakukan dengan militansi, kerja keras dan kerja cerdas.

“Perindo hadir dengan tujuan yang jelas untuk membangun masyarakat kecil sesuai dengan tujuan kita membangun Indonesia sejahtera. Oleh karena itu, Perindo akan menjadi pelopor perubah strategi berbangsa dan bernegara karena kalau tidak maka tujuan kemerdekaan yaitu memakmurkan kehidupan rakyat tidak akan tercapai,” tambahnya.

Baca juga:  Numpang Tiang Telkom, MNC Group: Kita Pakai Infrastruktur Sendiri

Dirinya mengaku khawatir kalau arah pembangunan yang neolib dan kapitalis seperti sekarang terus dipaksakan dan tidak mengambil pondasi ekonomi kerakyatan, maka tujuan mensejahterakan rakyat tidak akan tercapai. Malah yang akan terjadi adalah kesenjangan antara si kaya dan si miksin akan terus melebar.

“Cina dan India, dua negara besar dengan tingkat pendidikan dan kesejahteraan di bawah Indonesia 30 tahun lalu. India karena jajahan Inggris menerapkan ekonomi neolib kapitalis seperti Inggris dengan harapan mereka bisa makmur seperti Inggris. Tapi karena tingkat pendidikan rakyatnya tidak semaju Inggris, yang terjadi justru penerapan ekonomi neolib kapitalis membuat jurang antara si kaya dan si miskin bertambah jauh,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Perindo Effendi Syah Putra mengaku bahwa Harry Tanoesoedibjo sudah berkomitmen membangun ekonomi kerakyatan dan akan fokus di dunia politik demi membesarkan partai yang dibesutnya. Dirinya mengaku akan sulit bagi Harry mencapai tujuan tersebut jika tidak meninggalkan perusahaan yang didirikannya itu.

“Pak Harry Tanoe akan fokus di dunia politik. Dia bilang ke saya akan menghabiskan periode ketiga hidupnya demi mengabdi membangun ekonomi kerakyatan,” kata dia. (mc/sc)

Leave a Reply

Pangsa Pemirsa Prime Time RCTI Lebih Unggul Dibandingkan Gabungan 6 TV Sekaligus
Wow! Pangsa Pemirsa Prime Time RCTI Lebih Unggul Dibandingkan Gabungan 6 TV Sekaligus
Ada TransTV, RCTI hingga tvOne, Ini Pemenang Slot TV Digital
Ada TransTV, RCTI hingga tvOne, Ini Pemenang Slot TV Digital
Fox Sports dan Fox Movies berhenti tayang per 1 Oktober 2021.
Fox Sports dan Fox Movies Berhenti Tayang Per 1 Oktober 2021
Siarkan RCTI, MNCTV dan GTV Tanpa Izin, K Vision laporkan TV kabel Rafi Vision
Siarkan RCTI, MNCTV dan GTV Tanpa Izin, K-Vision Laporkan TV Kabel Rafi Vision
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola di Parabola
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Jum’at (19/09/2019) sampai Senin (19/09/2019) di Parabola
Siaran Alternatif Liga Champions 2019-2020 di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia di Parabola
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4 (108.0°E)
Frekuensi SCTV dan Indosiar Terbaru di Satelit Telkom 4
Frekuensi SCTV dan Indosiar Terbaru di Satelit Telkom 4
Inilah Frekuensi MPEG-2 Siaran RCTI, Global TV dan MNCTV
Frekuensi Terbaru RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV
Frekuensi Siaran TV Makkah dan Madinah di Parabola
Frekuensi Siaran TV Makkah dan Madinah di Parabola
Frekuensi Terbaru TransTV dan Trans7 di Telkom 4
Frekuensi Terbaru TransTV dan Trans7 di Telkom 4
SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Solusinya
SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Frekuensi Terbaru
Frekuensi Ajwa TV
Frekuensi Ajwa TV, Channel Islami “Adiknya” Indosiar dan SCTV
Frekuensi K Vision di Telkom 4
Frekuensi K Vision di Telkom 4
BigTV tutup
Giliran BiGTV Berhenti Siaran
Topas TV Berhenti Siaran
Waduh! Topas TV Berhenti Siaran
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4
Cara Mudah Mendapatkan Satelit Telkom 4
Cara Menambah Siaran TV dan FEED di Parabola bagi Pemula 9
Cara Mencari SCTV dan Indosiar di Parabola bagi Pemula
Cara Termurah Nonton RCTI GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Termurah Nonton RCTI, GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak