Tuesday, 18 May 2021
News

Risiko Indonesia Jika Gagal Pertahankan Slot Orbit 123°BT

Risiko Indonesia jika gagal pertahankan slot orbit 123°BT
Risiko Indonesia jika gagal pertahankan slot orbit 123°BT. (Dok. Anadolu Agency)

FORSATER.com – Pemerintah dinilai harus mampu mempertahankan slot orbit satelit 123°BT (bujur timur) karena akan kesulitan untuk mendapatkan kembali slot orbit tersebut, jika telah digunakan oleh perusahaan atau negara lain. Ada risiko yang ditanggung Indonesia jika gagal pertahankan slot orbit 123°BT.

BACA JUGA:
» Data Teknisi Parabola se-Indonesia
» Cara Nonton Piala Menpora di Parabola
» SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Solusinya
» Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak

Anggota Dewan Profesi dan Asosiasi Mastel Kanaka Hidayat menjelaskan persatuan telekomunikasi internasional (ITU) telah memiliki aturan main mengenai penggunaan slot orbit satelit.

Dalam tempo 7 tahun, perusahaan atau negara yang telah mendapat izin dari ITU untuk menggunakan slot orbit, harus segera mengisi orbit tersebut dengan satelit.

Negara atau perusahaan yang ingin menggunakan slot orbit, ujarnya, juga harus berkoordinasi dan meminta persetujuan kepada negara/perusahaan yang telah menetap terlebih dahulu di orbit dekatnya.

Koordinasi dibutuhkan untuk memastikan layanan yang mereka berikan tidak mengganggu pengguna orbit yang telah datang lebih dahulu.

Dalam kondisi ini, kata Kanaka, terkadang perusahaan yang telah menggunakan orbit sulit memberikan persetujuan dan kerap curiga perusahaan baru akan memakan bisnis mereka.

“Kalau di ITU pendatang baru menjadi tantangan penduduk lama karena dicurigai akan mengambil porsi layanan dan bisnis penduduk lama, sehingga untuk mendapat persetujuan itu sulit sekali,” kata Kanaka kepada bisnis.com, Senin (01/03/2021).

Dia menambahkan dengan kesulitan tersebut, kemungkinan untuk mendapatkan slot kembali sulit didapat, ataupun jika didapat dengan restriksi yang cukup tinggi. Tidak hanya itu, Kanaka juga menilai frekuensi ‘L-band’ di 123°BT agak unik, sehingga nilai bisnis nya menjadi lebih tinggi dari yang lainnya.

Hal ini juga menjadi tantangan bagi pemerintah atau Indonesia untuk mendapat kembali slot, seandainya slot tersebut lepas.

“Lebih unik karena L-band lebih langka. Bandwithnya relatif kecil dibanding yang lain, sehingga menjadi sumber terbatas ditambah bahwa L-band bisa pakai antena kecil dibandingkan dengan frekuensi satelit lainnya,” kata Kanaka.

Sementara itu, Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Yosef M. Edward mengatakan slot orbit 123°BT yang posisinya di atas Sulawesi, merupakan slot yang penting untuk menjaga kedaulatan Indonesia.

Pengembang satelit sejak awal perlu memastikan terlebih dahulu siapa pemodal, waktu dimulainya pembuatan dan waktu peluncuran agar risiko gagal mengorbit dapat diantisipasi.

“Pengembang satelit juga perlu mengadakan negosiasi dan memperoleh dukungan dari pemilik satelit lainnya dengan peta jalan yang jelas untuk penempatan satelit pada slot tersebut,” kata Ian.

Slot 123°BT mulanya diisi oleh satelit Garuda-1 milik Asia Cellular Satellite, yang dipakai oleh Kementerian Pertahanan dalam sistem pertahanan dan keamanan serta telekomunikasi. Namun pada 2015, satelit Garuda-1 bergeser keluar orbit.

(teknologi.bisnis.com)

Leave a Reply

Ini peringatan MNC Vision soal hak siar EURO 2020.
Ini Peringatan MNC Vision Soal Hak Siar EURO 2020
Pangsa Pemirsa Prime Time RCTI Lebih Unggul Dibandingkan Gabungan 6 TV Sekaligus
Wow! Pangsa Pemirsa Prime Time RCTI Lebih Unggul Dibandingkan Gabungan 6 TV Sekaligus
Ada TransTV, RCTI hingga tvOne, Ini Pemenang Slot TV Digital
Ada TransTV, RCTI hingga tvOne, Ini Pemenang Slot TV Digital
Fox Sports dan Fox Movies berhenti tayang per 1 Oktober 2021.
Fox Sports dan Fox Movies Berhenti Tayang Per 1 Oktober 2021
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola di Parabola
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Jum’at (19/09/2019) sampai Senin (19/09/2019) di Parabola
Siaran Alternatif Liga Champions 2019-2020 di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia di Parabola
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4 (108.0°E)
Frekuensi SCTV dan Indosiar Terbaru di Satelit Telkom 4
Frekuensi SCTV dan Indosiar Terbaru di Satelit Telkom 4
Inilah Frekuensi MPEG-2 Siaran RCTI, Global TV dan MNCTV
Frekuensi Terbaru RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV
Frekuensi Siaran TV Makkah dan Madinah di Parabola
Frekuensi Siaran TV Makkah dan Madinah di Parabola
Frekuensi Terbaru TransTV dan Trans7 di Telkom 4
Frekuensi Terbaru TransTV dan Trans7 di Telkom 4
SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Solusinya
SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Frekuensi Terbaru
Frekuensi Ajwa TV
Frekuensi Ajwa TV, Channel Islami “Adiknya” Indosiar dan SCTV
Frekuensi K Vision di Telkom 4
Frekuensi K Vision di Telkom 4
BigTV tutup
Giliran BiGTV Berhenti Siaran
Topas TV Berhenti Siaran
Waduh! Topas TV Berhenti Siaran
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4
Cara Mudah Mendapatkan Satelit Telkom 4
Cara Menambah Siaran TV dan FEED di Parabola bagi Pemula 9
Cara Mencari SCTV dan Indosiar di Parabola bagi Pemula
Cara Termurah Nonton RCTI GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Termurah Nonton RCTI, GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak