Tuesday, 18 May 2021
FokusNews

Ini Lokasi Jatuhnya Satelit Telkom 3 dan Resiko Korban Jiwa

Lokasi Jatuhnya Satelit Telkom 3
ILUSTRASI jatuhnya satelit. (Dok. mailonline)

FORSATER.com – Jatuhnya satelit Telkom 3 membuat timbulnya berbagai pertanyaan, baik lokasi jatuhnya juga ancaman korban jiwa.  Dilansir Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), untuk Lokasi jatuhnya satelit Telkom 3 belum dapat diprediksi dengan akurat.

BACA JUGA:
» Mulai 15 Januari 2021, SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Solusinya
» Frekuensi SCTV dan Indosiar Terbaru di Satelit Telkom 4
» Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak

Berdasarkan parameter orbit terbaru dengan epoch tanggal 4 Februari 2021 pukul 22:56 WIB, serta berdasarkan jendela waktu reentry yang disebutkan sebelumnya, perkiraan lokasi jatuhnya satelit yang berbobot 1,845 ton ini adalah di sepanjang lintasan di luar Indonesia, yang digambarkan pada peta berikut.

Lokasi Jatuhnya Satelit Telkom 3
PERKIRAAN lokasi jatuhnya satelit Telkom 3.. (Dok. LAPAN)

Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin menjelaskan, saat peluncuran, satelit Telkom 3 mengalami masalah teknis pada roket peluncur. Hal ini membuat satelit tersebut tidak bisa mencapai orbit yang dituju pada ketinggian 36.000 km.

“Akhirnya Satelit Telkom 3 menjadi sampah antariksa yang mengorbit pada ketinggian sekitar 210 km,” jelas Thomas seperti dilansir SindoNews.

Thomas menambahkan, karena hambatan atmosfer, ketinggian dari satelit yang hampir sembilan tahun terakhir menjadi sampah antariksa ini semakin turun.

“LAPAN terus memantau proses jatuhnya. Prakiraan terakhir berdasarkan data orbitnya, satelit jatuh sekitar pukul 16.52 di Pasifik,” tambah Thomas.

Satelit Telkom 3 ini tidak mengandung bahan radioaktif dan diperkirakan sebagian besar massa satelit akan terbakar saat memasuki atmosfer hingga menyisakan 10% hingga 40% massa awalnya.

Resiko korban jiwa

Berdasarkan konvensi internasional, negara peluncur bertanggung jawab penuh atas korban/kerugian yang timbul atas benda jatuh antariksa. Adapun negara peluncur meliputi negara pemilik, negara yang meluncurkan, serta negara tempat peluncuran.

Sehingga pihak Indonesia dalam hal ini PT. Telkom, dimana sesuai amanat UU 21 tahun 2013, adalah pemilik benda antariksa telah memiliki asuransi untuk menutup kemungkinan kerugian yang terjadi terhadap pihak ketiga dari peristiwa reentry ini.

Baca juga:  Waduh! Satelit Telkom 3 Jatuh ke Bumi

Disebutkan, jatuhnya Satelit Telkom 3 yang memiliki orbit dengan inklinasi 49,9° diperkirakan memiliki resiko korban jiwa yang amat rendah, yakni sekitar 1:140000. Pertimbangan utama perkiraan resiko tersebut adalah distribusi populasi manusia di muka Bumi tahun 2021 serta inklinasi orbit Satelit Telkom-3.

Nilai resiko tersebut jauh di bawah ambang yang mengkhawatirkan, misalnya Amerika Serikat menggunakan ambang 1:10000. Meski demikian, LAPAN senantiasa melakukan pengecekan terhadap status objek serta berkoordinasi dengan PT Telkom Indonesia Tbk. dan Telkomsat terkait hal ini.

Proses meluruhnya ketinggian suatu benda antariksa juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca antariksa (selain oleh karakteristik benda bersangkutan seperti massa dan orientasi/sikap). Untuk mengetahui kondisi cuaca antariksa saat ini bisa dilihat di Space Weather Information and Forecast Services (SWIFTS) di laman swifts.sains.lapan.go.id.

Adapun untuk mengetahui benda-benda antariksa buatan yang sedang melintas di sekitar wilayah Indonesia di bawah ketinggian 200 km bisa dilihat di laman orbit.sains.lapan.go.id/index.php/pemantauan-realtime.

Satelit Telkom-3 (COSPAR-ID 2012-044A, NORAD-ID 38744) merupakan satelit buatan ISS Reshetnev, Rusia berdasarkan pesanan PT Telkom Indonesia, Tbk. Satelit tersebut diluncurkan pada tanggal 6 Agustus 2012 dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, tetapi masalah teknis menyebabkannya gagal mencapai orbit.

Dr. Rhorom Priyatikanto, peneliti LAPAN, menyebut bahwa sejak tanggal 30 Januari 2021, satelit tersebut telah mencapai ketinggian <200 km dan diperkirakan akan mengalami reentry pada tanggal 5 Februari 2021 antara pukul 14:30 WIB hingga pukul 18:30 WIB.

(fsc/lapan/sindonews)

Leave a Reply

Ini peringatan MNC Vision soal hak siar EURO 2020.
Ini Peringatan MNC Vision Soal Hak Siar EURO 2020
Pangsa Pemirsa Prime Time RCTI Lebih Unggul Dibandingkan Gabungan 6 TV Sekaligus
Wow! Pangsa Pemirsa Prime Time RCTI Lebih Unggul Dibandingkan Gabungan 6 TV Sekaligus
Ada TransTV, RCTI hingga tvOne, Ini Pemenang Slot TV Digital
Ada TransTV, RCTI hingga tvOne, Ini Pemenang Slot TV Digital
Fox Sports dan Fox Movies berhenti tayang per 1 Oktober 2021.
Fox Sports dan Fox Movies Berhenti Tayang Per 1 Oktober 2021
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola di Parabola
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Jum’at (19/09/2019) sampai Senin (19/09/2019) di Parabola
Siaran Alternatif Liga Champions 2019-2020 di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia di Parabola
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4 (108.0°E)
Frekuensi SCTV dan Indosiar Terbaru di Satelit Telkom 4
Frekuensi SCTV dan Indosiar Terbaru di Satelit Telkom 4
Inilah Frekuensi MPEG-2 Siaran RCTI, Global TV dan MNCTV
Frekuensi Terbaru RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV
Frekuensi Siaran TV Makkah dan Madinah di Parabola
Frekuensi Siaran TV Makkah dan Madinah di Parabola
Frekuensi Terbaru TransTV dan Trans7 di Telkom 4
Frekuensi Terbaru TransTV dan Trans7 di Telkom 4
SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Solusinya
SCTV dan Indosiar Hilang, Ini Frekuensi Terbaru
Frekuensi Ajwa TV
Frekuensi Ajwa TV, Channel Islami “Adiknya” Indosiar dan SCTV
Frekuensi K Vision di Telkom 4
Frekuensi K Vision di Telkom 4
BigTV tutup
Giliran BiGTV Berhenti Siaran
Topas TV Berhenti Siaran
Waduh! Topas TV Berhenti Siaran
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran Televisi di Satelit Telkom 4
Cara Mudah Mendapatkan Satelit Telkom 4
Cara Menambah Siaran TV dan FEED di Parabola bagi Pemula 9
Cara Mencari SCTV dan Indosiar di Parabola bagi Pemula
Cara Termurah Nonton RCTI GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Termurah Nonton RCTI, GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak