Friday, 10 April 2020
FokusNews

Helmy Yahya: Liga Indonesia Lebih Mahal 5 Kali Lipat dari Liga Inggris

Helmi Yahya blak-blakan membuka harga pembelian hak siar Liga Inggris

Helmy Yahya Liga Indonesia Lebih Mahal 5 Kali Lipat dari Liga Inggris
HELMI Yahya menunjukkan surat pemecatan dirinya sebagai Direktur Utama TVRI. (Dok. Antara)

FORSATER.com – Kisruh TVRI berlanjut dengan dipanggilnya mantan Direktur Utama Helmy Yahya oleh Komisi I DPR RI. Penayangan Liga Inggris disebut-sebut menjadi salah satu alasan Dewan Pengawas (Dewas) TVRI memecat Helmy Yahya. Menanggapi itu, Helmy Yahya mengungkapkan, sebenarnya penayangan Liga Indonesia lebih mahal hingga 5 kali lipat dari Liga Inggris.

BACA JUGA:
» Mola TV akan Tindak Penyiaran EURO 2020 secara Ilegal
» Stasiun TV Pemegang Hak Siar UEFA EURO 2020
» MNC Group Resmi Miliki Hak Siar UEFA Euro 2020

Dihadapan wakil rakyat dari Komisi I DPR, Helmy mengungkapkan harga penayangan Liga Indonesia lebih mahal dibandingkan Liga Inggris yang ditayangkan TVRI. Menurut Helmy, jika dihitung, harga Liga Inggris jika hanya Rp 130 juta per jam.

“Kalau ada yang bertanya kenapa tidak beli Liga Indonesia? Liga Indonesia harganya empat kali lipat, lima kali lipat dari Liga Inggris. Saya katakan rezeki anak saleh mendapatkan kepercayaan menayangkan Liga Inggris dengan harga yang sangat murah,” kata Helmy dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang diadakan di Ruang Rapat Komisi I DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/01/2019).

Helmi Yahya pun blak-blakan dalam rapat tersebut dengan membuka harga pembelian hak siar Liga Inggris semasa dia menjadi direktur utama.

“Saya buka saja, harganya cuma 3 juta dollar, 1 juta dollar itu komitmen diambil iklannya, kami hanya bayar 2 juta dollar. Kami hitung-hitung per episode atau per jamnya hanya Rp 130 juta. Jangan lupa hanya karena Liga Inggris publik menonton TVRI,” sambung dia.

Helmy mengatakan dalam mengelola stasiun TV, dibutuhkan sejumlah program menarik untuk menarik perhatian masyarakat. Liga Inggris merupakan salah satu program unggulan TVRI.

“Dunia televisi perlu adanya killer content, monster program yang dibayar mahal hanya supaya orang singgah di stasiun tersebut. Liga Inggris bagi kami killer content sebuah showcase, etalase. Orang melihatnya ada di situ kemudian masuk dan dia akan belanja program yang lain, itu sosialisasi kami, pendidikan kami,” ucap dia.

Selain menurut Helmy Yahya harga hak siar Liga Indonesia yang lebih mahal hingga 5 kali lipat dari Liga Inggris, ia menjelaskan program olahraga merupakan salah satu program yang paling digemari masyarakat. Dan inilah yang menjadi pertimbangan TVRI menayangkan Liga Inggris.

“Kalau boleh sharing sebagai orang televisi, cuma empat program di Indonesia ini yang dirindukan, yang ratingnya tinggi. Satu, bola, dua, badminton, tiga, drama, empat adalah dangdut. Kami minimal sudah punya keduanya,” pungkas Helmy.

(kumparan/adm)

Bagaimana Tanggapan Anda?
Baca juga:  Helmy Yahya Dipecat, Dewan Pengawas Singgung Liga Inggris dan Discovery Channel

Leave a Reply

NET. Diacak Badminton Asia Team Championships 2020
Pengguna Parabola Harapkan NET. Tidak Diacak Siarkan Badminton Asia Team Championships 2020
Siaran TV yang Siarkan Badminton Asia Team Championships 2020
Siaran TV yang Siarkan Badminton Asia Team Championships 2020
Helmy Yahya Liga Indonesia Lebih Mahal 5 Kali Lipat dari Liga Inggris
Helmy Yahya: Liga Indonesia Lebih Mahal 5 Kali Lipat dari Liga Inggris
HELMI Yahya dipecat, Dewan Pengawas TVRI singgung Liga Inggris dan Discovery Channel.
Helmy Yahya Dipecat, Dewan Pengawas Singgung Liga Inggris dan Discovery Channel
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola di Parabola
Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Jum’at (19/09/2019) sampai Senin (19/09/2019) di Parabola
Siaran Alternatif Liga Champions 2019-2020 di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Thailand di Parabola
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia
Siaran Alternatif Indonesia vs Malaysia di Parabola
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Frekuensi Terbaru Trans7 di Satelit Telkom 4
Inilah Frekuensi MPEG-2 Siaran RCTI, Global TV dan MNCTV
Frekuensi Terbaru RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV
Ini Penyebab Siaran RCTI dan Global TV Hilang
Frekuensi Mola Sports di Parabola
Frekuensi Mola Sports di Parabola
RTM TV 1, salah satu siaran milik Kerajaan Malaysia yang berada di satelit Measat 3A. (Dok. FORSATER.com)
Frekuensi RTM TV 1 dan TV 2 Malaysia Terbaru
RCTI, MNCTV dan GTV Diacak Setiap Pukul 18:00 WIB
RCTI, MNCTV dan GTV Diacak Setiap Pukul 18:00 WIB
Frekuensi Terbaru CTN, CNC dan MyTV Kamboja
Frekuensi CTN CNC dan MyTV Kamboja Terbaru
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
Daftar Siaran dan Frekuensi NEX Parabola
SCTV dan Indosiar di Ninmedia Hilang
SCTV dan Indosiar di Ninmedia Hilang? Ini Solusinya
Receiver Rekomendasi Ninmedia
Inilah Receiver Rekomendasi Ninmedia
Pay TV Grup SCTV dan Indosiar Ini Tutup 1 September
Pay TV Grup SCTV dan Indosiar Ini Tutup 1 September
Cara Termurah Nonton RCTI GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Termurah Nonton RCTI, GlobalTV dan MNCTV yang Diacak di Parabola
Cara Nonton RCTI, MNCTV dan GlobalTV yang Diacak
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
Siaran TV Alternatif Nonton Piala AFF 2018 di Parabola
PSSI Anniversary U-19 Tournament di RCTI dan INewsTV Diacak, Ini Solusinya